You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemantauan Jentik Nyamuk di RW 08 Kelapa Dua Manfaatkan IT
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemantauan Jentik Nyamuk di RW 08 Kelapa Dua Manfaatkan IT

RW 08 Kelurahan Kelapa Dua mewakili Jakarta Barat ke Lomba Kampung Bebas Jentik tingkat provinsi 2026. Rencananya, penilaian dan verifikasi lapangan akan dilaksanakan awal November.

Wakili Jakbar di Lomba Kampung Bebas Jentik tingkat provinsi

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna menjelaskan, terdapat sejumlah aspek dalam penilaian seperti legalitas, komitmen, keterlibatan masyarakat dan lintas sektor, analisa kasus serta inovasi.

Wilayah RW 08 Kelapa Dua terpilih sebagai juara , setelah penilaiannya mengungguli RW 01 Kamal di peringkat kedua dan RW 05 Palmerah di urutan ketiga.

Rumah Warga Tanjung Duren Selatan Bebas Jentik Nyamuk Aedes Aigepty

"Karena itu RW 08 Kelapa Dua akan wakili jakbar di Lomba Bebas Jentik Provinsi DKI Jakarta tahun 2026. Penilaian akam dilaksanakan 3 November dan 11 November 2026 ada mini konvensi," katanya, Jumat (30/10).

Diharapkan Sahruna, RW 08 Kelurahan Kelapa Dua bisa mempersiapkan diri dengan baik agar bisa tampil menjadi juara dan menghwrumkan nama Jakarta Barat di tingkat provinsi.

Lurah Kelapa Dua, Ervin Ridho Putra mengatakan, keberhasilan RW 08 menjadi juara merupakan hasil dari kerja semua pihak. 'Keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama," tegasnya.

Secara programatik, ungkap Ervin, RW 08 memiliki inovasi program polisi jentik melibatkan seluruh kader Jumantik bekerjasama dengan Karang Taruna dan kader Posyandu Remaja. Mereka secara periodik rutin melakukan pengawasan jentik nyamuk di rumah dan lingkungan.

Mereka juga memanfaatkan teknologi internet untuk melakukan pengawasan Jumantik Mandiri. Secara periodik setiap bulan sekali warga diwajibkan membuat laporan pemantauan jentik mandiri di lingkungan rumah mereka.

Laporan itu disertai foto sebagai bukti pelaksanaan pemantauan jentik mandiri oleh warga. Nantinya, polisi jentik akan melakukan verifikasi untuk memastikan laporan dan fakta lapangan yang dikirim warga sesuai kondisi apa adanya.

"Inovasi ini tidak akan maksimal tanpa dukungan stakeholder untuk membantu kesulitan kader Jumantik di wilayah. Sehingga angka DBD ini sangat signifikan bisa kita tekan," tandasnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5933 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5586 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2062 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2020 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1787 personAnita Karyati